RAGAM FORMULASI RANSUM

Ransum sapi sebaiknya disusun berdasarkan status sapi, kebutuhannya, dan terdiri dari berbagai bahan pakan agar saling melengkapi satu sama lain. Ransum sapi yang baik adalah ransum yang seimbang,  yaitu ransum yang mengandung semua zat nutrien (jumlah dan macam nutriennya) dan perbandingan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sapi selama 24 jam sesuai dengan tujuan pemeliharaan ternak.

Pakan yang dikonsumsi oleh sapi digunakan untuk pokok hidup dan produksi. Penggunaan pokok hidup antara lain untuk menggantikan sel rusak, basal metabolisme, dan regulasi suhu tubuh. Sementara produksi pada sapi potong digunakan untuk pertumbuhan, penggemukan, dan reproduksi. Berikut disajikan formulasi ransumdari beberapa status sapi potong.

1.Pedet sapihan

Pedet akan disapih setelah umurnya mencapai bulan ke-7 (205 hari). Pada saat ini pedet diharapkan mampu mengonsumsi dan memanfaatkan pakan kasar dengan baik sampai dengan umur 12 bulan. Formulasi ransum yang disajikan disusun berdasarkan target PBBH>0,6 kg/ekor/hari. Bobot badan pedet berkisar 150 – 175 kg. Berdasarkan kondisi tersebut, fomulasi ransum yang bisa diberikan pada pedet tersebut berupa campuran 2 – 3 kg konsentrat komersial/dedak padi kualitas baik, 3 kg kulit singkong, 3 – 4 kg rumput segar, dan 1 – 2 kg jerami padi kering.

2.Sapi dara

Sapi dara adalah sapi yang akan dijadikan induk atau bakalan  untuk digemukan. Sapi ini memiliki bobot badan 300 kg dengan kenaikan berat badan 500 g/hari. Formulasi ransum yang bisa diberikan bisa terdiri dari campuran 6,67 kg jerami padi, 2,44 kg dedak halus, dan 1,22 kg bungkil kelapa.

3.Sapi bunting tua

Sapi bunting membutuhkan energi yang tinggi dalam ransumnya. Oleh karenanya biasanya peternak menerapkan flusing, yaitu menambahkan kadar energi dalam pakan sapi bunting, terutama ketika akan melahirkan. Tujuannya adalah agar ketika melahirkan, sapi memiliki cukup energi untuk merejang. Sapi bunting tua dengan bopbot badan 325 – 350 kg bisa diberi ransum yang terdiri dari campuran 2 – 3 kg konsentrat komersial/dedak padi kualitas baik, 4 – 6 kg tumpi jagung, 1 kg kulit kopi, 3 – 4 kg rumput segar, dan 4 – 5 kg jerami padi kering.

4.Sapi menyusui

Sapi menyusui akan menghasilkan susu yang dikonsumsi oleh pedet. Pedet akan menyusu hingga umurnya mencapa 7 bulan. Selama itu, induk harus diberi pakan dengan kandungan nutrisi yang bagus. Sapi menyusui dengan bobot badan 300 kg dapat diberi ransum yang terdiri dari campuran 4 – 7 kg konsentrat komersial/dedak padi kualitas baik, 6 kg tumpi jagung, 4 kg rumput segar, dan 5 kg jerami padi kering yang diberikan secara ad-libitum. Sementara induk menyusuidengan berat badan 350 kg bisa diberikan ransum yang terdiri dari campuran 33,33 kg rumput gajah, 1,28 kg bungkil kelapa, 283 g tetes, dan 0,0036 g urea.

5.Sapi jantan

Sapi jantan bisa digunakan sebagai bakalan untuk digemukan atau untuk calon pejantan. Dengan bobot badan 300 kg dan kenaikan berat badan 1 kg/hari, sapi jantan bisa diberi ransum yang terdiri dari campuran 3,12 kg jerami padi, 3,64 kg dedak halus, 1,67 kg bungkil kelapa, 1,42 kg gaplek, dan 712,9 g tetes.

Sumber gambar :

dedakkita.blogspot.com

ternakonline.wordpress.com

wongkebon.wordpress.com

USEP NURULHAZAN

Pemerhati dunia peternakan

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: