FUNGSI VITAMIN A BAGI SAPI

Vitamin adalah substansi organik yang dibutuhkan oleh ternak agar dapat hidup dan tumbuh secara normal. Vitamin tidak menghasilkan energi, tetapi diperlukan dalam transformasi  energi dan untuk pengaturan metabolisme. Meskipun vitamin hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, tetapi defisiensi vitamin dapat menimbulkan akibat yang parah.

Vitamin dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam lemak (vitamin A, D, E dan K). Vitamin yang larut dalam air diduga dapat disintesa dalam jumlah yang mencukupi oleh mikroorganisme rumen sapi. Anak-anak sapi mungkin membutuhkan vitamin B sampai umur  8 minggu. Namun, kebutuhan ini dapat dipenuhi dari susu induknya. Setelah rumen mulai berfungsi, vitamin ini dapat disintesa di dalam rumen.

a.Vitamin A

Vitamin A dibutuhkan untuk pemeliharaan kulit, mulut, mata, perut, dan saluran genital. Beberapa penelitian menunjukan bahwa vitamin A mengurangi cekaman suhu. Vitamin A didapatkan di dalam bahan makanan sebagai provitamin  A  atau karotin, atau sebagai tambahan vitamin A yang diberikan secara oral atau dengan suntikan. Satu miligram karotin setara dengan  400 IU vitamin A.

Kebutuhan minimum terhadap vitamin A dalam setiap pound (0,453 kg)  ransum finisher adalah  1.000 IU. Pada musim panas, sapi finisher dapat diberikan sampai 1.500 IU. Pada sapi-sapi bunting sebesar  1.275 IU. Sementara pada sapi-sapi laktasi dan pemacek sebesar 1.775 IU.

Kelebihan vitamin A dalam tubuh akan disimpan di hati atau lemak tubuh sapi sebagai persediaan apabila suatu saat mengalami kekurangan vitamin A di dalam pakannya. Akan tetapi, adanya vitamin A yang terlalu berlebihan akan menyebabkan  keracunan. Gejala-gejalanya antara lain keluar lendir secara berlebihan, rambut rontok, nafsu makan hilang, anus bengkak, dan tulang mudah patah.

Defisiensi vitamin A yang ringan mengakibatkan menurunnya konsumsi makanan dan pertumbuhan bobot badan.  Defisiensi yang lebih berat menyebabkan buta malam, otot sukar dikoordinasikan, dan langkahnya goyang, seperti terkena sawan secara tiba-tiba. Tanda-tanda lainnya adalah diare, pincang, dan bengkak pada daerah brisket (dada).

Defisiensi vitamin A dapat menyebabkan radang mata. Bila terjadi pada jantan pemacek, kekurangan vitamin A dapat menurunkan aktivitas seksual dan kualitas semen. Pada sapi induk, kekurangan vitamin A dapat melemahkan kemampuan buntingnya. Sementara bila kekurangan vitamin A terjadi pada sapi bunting, dapat menimbulkan keguguran atau lahir mati,  lemah, atau anak sapi buta, dan terjadi perlekatan yang kuat pada plasenta.

Dirangkun dari berbagai sumber.

Sumber gambar :

sripoku.com

By/Usep Nurulhazan

Pecinta Sapi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: