RAHASIA MULUT SAPI

Mulut sapi, mungkin bukan hal yang istimewa atau aneh barangkali, namun tahu kah anda bahwa ada banyak hal menarik yang ada di dalam mulut sapi itu ??….

Mulut sapi, mungkin ukurannya tidak lebih besar dari sebuah laci yang ada di meja kerja anda. Namun ternyata di dalam mulut sapi terdapat bagian-bagian penting yang sangat mempengaruhi kehidupan seekor sapi.

Secara teknis ada 2 organ penting  di dalam mulut sapi, yaitu gigi dan lidah. Oke sekarang kita coba kupas satu persatu..

1. Gigi, sapi hanya memiliki gigi geraham dan gigi seri dan tidak memiliki taring, hal ini berhubungan dengan adaptasi lingkungan dan karakter tingkah laku makan pada sapi. Sapi sebagai hewan pemakan rumput memiliki karakter tingkah laku makan yang berbeda dengan hewan lain misalnya kucing. Gigi sapi lebih berperan sebagai alat pemotong dan penggiling makanan (rumput) secara mekanis.

Di dalam mulut sapi, gigi berperan untuk menghancurkan rumput menjadi bagian-bagian yang lebih kecil untuk bisa diproses lebih lanjut. dengan ukuran rumput yang lebih kecil(setelah dikunyah) maka luas permukaannya bertambah besar, dan memungkinkan area kontak dengan enzim (pencernaan kimiawi) akan lebih luas.

2. Lidah, pada proses pencernaan di dalam mulut sapi, lidah berfungsi sebagai organ yang mengekskresikan beberapa enzim yang berperan dalam pencernaan secara kimiawi. lidah akan menghasilkan saliva yang berfungsi memudahkan penelanan makanan.

Saliva terdiri atas 99% air dan 1% sisanya terdiri atas mucin, garam-garam anorganik, dan lisozim kompleks. Saliva pada sapi juga mengandung urea, fosfor (P), dan natrium (Na) yang dapat dimanfaatkan oleh mikroba rumen. Saliva pada sapi tidak mengandung enzim α-amilase sehingga proses pencernaan hanya berlangsung secara mekanis. Saliva memiliki sifat buffer (penyangga) karena adanya kandungan bikarbinat sehingga saliva yang masuk ke dalam rumen sangat berguna dalam menjaga pH rumen agar tidak naik atau turun terlalu tajam.

Jika di dalam mulut sapi ini tidak ada lidah yang menghasilkan saliva yang mengandung bikarbinat, dapat dibayangkan apa yang akan terjadi terhadap mikroba di dalam rumen.

Sumber gambar :

www.google.co.id

By/Usep Nurulhazan

Pemerhati Dunia Peternakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: