KEFIR, BAGAIMANA CARA PEMBUATANNYA ?

Kefir dibuat dari susu dan butiran bibit kefir. Bahannya bisa susu kambing, domba, atau sapi. Bibit kefir dapat dibeli atau diperoleh dari “sisa” kefir sebelumnya. Jika disimpan secara benar, bibit kefir dapat digunakan beberapa kali tanpa batas.

Pembuatan kefir merupakan suatu cara murah untuk mengawetkan susu. Metode pembuatannya pun sederhana sehingga dapat dilakukan dalam skala rumah tangga.

Bahan :

1. Susu sapi murni sebanyak 1 liter

2. Bibit kefir

3. Pencita rasa (flavour)

Alat :

1. Panci/wajan

2. Termometer

3. Spatula/alat pengaduk (sebaiknya berbahan plastik)

4. waskom atau wadah lainnya yang tertutup (untuk menginkubasi)

Cara pembuatan :

1. Pasteurisasi susu, dengan cara memanaskan susu sapi  sampai cukup panas, tetapi tidak sampai mendidih.

2. Dinginkan susu sapi dalam waskom, hingga mencapai suhu kamar.

3. Tambahkan bibit kefir sebanyak 5% ( 50 gram bibit kefir untuk 1 liter susu).

4. Campuran susu dan bibit kefir diinkubasi, dengan cara didiamkan pada suhu kamar selama 24 – 48 jam.(wadah inkubator harus tertutup rapat.

5. Setelah terlihat menggumpal, saring lah untuk memisahkan butiran kefir yang bisa digunakan untuk bibit selanjutnya.

6. tambahkan pencitarasa sesuai selera.

Seterusnya susu kefir dapat disimpan pada lemari es minimal selama satu minggu.

Sumber gambar :

prevention.com

Ditulis oleh :

Usep Nurulhazan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: